Sebelum Berdamai dengan Alam Semesta Berdamailah dengan Dirimu Sendiri
"Saling memaafkanlah kalian sebelum Hari Arafah karena Rasulullah Saw bersabda, "Di hari Arafah seluruh amal diangkat menuju Allah SWT selain amalan orang-orang yang bermusuhan." ((Dalam sebuah riiwayat Imam Muhammad ibn Ali Al Baqir (as))
Ekspresi merupakan ungkapan batin karena mengalami langsung sebuah keadaan atau fenomena.
Sebuah pertanyaan muncul, mengapa mereka ketika sampai puncak sisa-sisa peristiwa Kelud 2014 berbagai ragam bentuk dan cara menggambarkan dengan bahasa tubuh mereka.
Tangan mengepal ditinju, salam dua jari, tiga jari, empat jari bahkan lima jari.
Bagi saya ekspresi adalah sebuah kondisi yang alami, tanpa dibuat-buat sebelumnya. Hanya dengan sebuah aba-aba, mana ekspresimu...? Langsung muncul begitu saja.
Kalau saya pribadi biasa satu jari ke atas atau L kedepan (love), meyakinkan saya bahwa dalam hidup seberat apapun atau sesakit apapun anda dikecewakan sama manusia tetap kembali ke lingkaran (loop) garis "line" penciptaan alam semesta. Atau L (loop: pembesar) mencoba memahami bagi orang lain itu sederhana dan tanpa makna saya mencoba memahami dengan kacamata zoom bahwa ada makna dari setiap rasa, gagasan, pemikiran, peristiwa bahkan garuk-garuknya orang sebelah saya ketika dalam satu perjalanan.
Tanda L (love) bagi saya menandakan kalau saya ada disana, selalu berusaha mencintai orang-orang yang saya tinggalkan yang tidak bersama saya disana.
Terkhusus Ayah Master Coach Kurnia Siregar dan Bunda Coach Master Ina Rizqie melalui pembelajaran coaching saya bisa memaknai "L" (keLelakian saya) dari berbagai perspektif, mungkin ini alam bawah sadar saya setelah dibimbing sama beliau-beliau dalam mamahami pendekatan coaching. Wabilkhusus juga kepada seorang tokoh yang telah menganggap saya adik seperjuangan dan memberikan ruang ekspresi student coaching hadir di alam semesta, Bunda Tik Santikasari Dewi semoga keberkahan menyertai keluarga Harmoni Alam Semesta (SAT).
"Selamat Hari Raya Idhul Adha 1437 H tanpa benci, walaupun kita punya senjata tajam-tajam dan banyak amunisi untuk beberapa hari."
Eksperesikan saja sahabat belajarku sesuka hatimu, tentang Esok pagi yang disana engkau sekarang dengan sendiri harus menyetrika baju dan menyiapkan perlengkapan sujudmu untuk menganggungkan Sang Pemilik Alam Semesta.
#StudentCoaching
#Coaching in Education
Andri You
SM Edisi Berkurban Untuk Sesama
12-09-2016

0 Komentar untuk "Sebelum Berdamai dengan Alam Semesta Berdamailah dengan Dirimu Sendiri"