Merekam Jejak Rangmuda/i Surau Merantau Sekolah Alam Tangerang

Anak Memiliki Hak Atas Ayahnya

Jejak surau merantau Anak Memiliki Hak Atas Ayahnya


Menyembelih Egoisme Seorang Ayah: Makna Hakiki Dari Seorang Ayah, Khalilullah Ibrahim as.


Keweren nih tulisan anak usia 12 tahun, rangmuda SM SAT dalam mengambil ibrah dari Idul Adha tahun ini belajar meneladani sosok Ibrahim-ibrahim pada setiap zamannya.
Sambil iseng koreksi tugas harian mereka selepas rapat koordinasi pekanan malam ini bersama Punggawa i-Rbc I-Best Mr. Said saya menemukan hasil tugas menulis malam ini, "tulisan berantai," yaitu satu pembelajaran mengambil pengalaman menarik hari ini dan menjadikannya sebuah "learning" yang bisa dibagi ke orang lain sebagai tebar kebaikan.

Satu persatu mereka mengambil makna yang disampaikan Khutbah Idul Adha pagi tadi dan menuangkan dalam satu paragraf yang berkesinambungan dan menyatu untuk mengikat makna, diantara hasilnya sebagai berikut.

Seorang Ayah datang menghadap Sang Khalifah Umar bin Khattab, ia mengadukan anaknya yang dianggap tidak berbakti alias durhaka kepadanya. Mendengar pengaduan seorang Ayah, Sang Khalifah kemudian menawarkan solusi dan bersedia menjadi mediator untuk seorang Ayah tersebut.
“Datangkan anak saudara tersebut ke kami, biar kami memberikan pelajaran keras dan nasehat kepadanya,” Solusi Sang Khalifah Umar.

Beberapa saat sang Ayah tersebut dengan perasaan puas mendatangkan anaknya dan menyerahkan dihadapan sang Khalifah.

"Mengapa kamu mendurhakai Ayahmu?” tanya Khalifah Umar kepada sang anak tersebut.
"Janganlah engkau menuduhku dahulu seperti itu wahai Sang Khalifah." jawab sang anak.

"Sesunguhnya seorang Ayah mempunyai kewajiban atas anaknya dan demikian juga seorang anak memiliki hak atas Ayahnya.
Dan Ayahku tidak melakukan salah satupun dari kewajibannya untukku,” kata sang anak kepada khalifah Umar tanpa beban.

“Apakah maksud dari kewajiban ayah atas anaknya wahai Khalifah Umar?” tanya Sang Ayah.
Lalu Khalifah Umar menjawab, “kewajiban Ayah atas anaknya adalah kewajiban ayah yg harus dilakukan kepada anaknya. Yaitu ada 3 kewajiban Ayah kepada anaknya, diantaranya:

  1. Memilih calon Ibu yang baik untuk anaknya, 
  2. Lalu yang kedua adalah memberi nama yang baik,
  3. Puncaknya, mampu mengajari anaknya membaca al-Qur’an.


Dan, kesimpulan hari ini "berbagai problem Negara yang hadir hingga saat ini, bermula dari problem-problem rumah tangga yang tidak selesai!. Dan Ayah bertanggungjawab memberikan hal itu kepada anak-anaknya.

Sudah kah para Ayah memenuhi hak bagi anak-anaknya?
(Oleh: Rangmuda IQBAL dkk.)

Jejak surau merantau Anak Memiliki Hak Atas Ayahnya
Persiapan sholat Idul Adha datang lebih awal


#SM Idul Adha di Rantau
#Foto keluarga Besar SM persiapan dan usai sholat
12-09-2014

Tik Santikasari Dewi: MasyaAllah. Iqbal nya pak dokter sholeh banget yak. Paham situasi saat ini. Barokallah rangmuda iqbal. Semoga Allah senantiasa menjaga kehanifan mu

Relawan Kabaikan

Jejak surau merantau menjadi relawan kebaikan

Spontanitas menjadi relawan kebaikan adalah langkah gerak kami, termasuk menjadi panitia Idul Adha dadakan, yang kurang bersemangat kita "lempar" keatas tinggi-tinggi biar tahu indahnya ketinggian berbagi. Dan mampu... menyembelih ketidakpedulian terhadap alam semesta.

Semoga kita bertemu lagi di idul adha tahun depan, indahnya berbagi.
Salam dari kami Surau Merantau sekolah Alam Tangerang, sekolah akhir zaman untuk "Indonesia Emas" menjemput bonus demografi.

#Lapangan Tulungrejo bersama Kaum Muslimin Pare Kediri.
#Jazakumullah Rangmuda/i SM, Kami bangga padamu!.

0 Komentar untuk "Anak Memiliki Hak Atas Ayahnya"

Back To Top